Sebening Hati

Memfungsikan Waktu Hidup

Posted by Qandyas pada 13 April 2009

Dalam kehidupan ini tiada lain hanyalah terdiri dari menit dan detik, terdiri dari malam dan siang dan tiada lain hanyalah terdiri dari hembusan nafas. Memang waktu itu adalah hidup, waktu lebih berharga daripada emas dan perak, waktu lebih berharga daripada ketenaran dan kedudukan. Oleh karena itu penting pula Memanfaatkan dan memfungsikan waktu dengan baik.

Seperti kita ketahui didalam tradisi manusia kita mengenal adanya liburan atau cuti, Saat di sekolah atau saat setelah bekerja dikantor . Tetapi didalam hukum Allah pencipta langit dan bumi semuanya itu tidak ada , sebab seorang muslim tidak punya libur dan tidak juga cuti sebelum melangkahkan kakinya di surga. Misalkan dalam setiap hari kita diwajibkan mendirikan shalat lima waktu, terkadang masih ada yang tertinggal atau mungkin juga tidak melaksanakannya sama sekali. Jika Allah mewajibkan suatu perbuatan pada kita artinya itu sangat banyak guna dan manfaat baik di dunia maupun di akhirat nanti. Allah Maha mengetahui apa-apa yang terbaik buat seluruh hamba-Nya, terlebih lagi karena semua itu untuk kepentingan diri kita sendiri. Allah SWT telah menyatakan dalam firman-Nya:

“ Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”
(QS. Adz-Dzariyat : 56).

“Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami ? Maha tinggi Allah, Raja yang sebenarnya. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), selain Dia. Tuhan (yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia. ( QS. Al-Mukminuun: 115-116).

Lalu, Bagaimana memfungsikan waktu itu ?

Rasullullah Saw Bersabda : “Gunakan lima perkara sebelum datang lima perkara lainya; Gunakanlah masa mudamu sebelum masa tuamu; Masa hidupmu sebelum kematianmu; Waktu luangmu sebelum waktu sibukmu; Waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu; Waktu kayamu sebelum waktu miskinmu”. (HR. Hakim)

Seandainya setelah mati kita dibiarkan, tentulah kematian menjadi tujuan setiap mahluk hidup. Tetapi setelah mati kita pasti dibangkitkan hidup kembali dan Allah akan menanyai segala sesuatu serta pertanggung jawabannya kelak.

Firman Allah : “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (Ajal).” ( QS. Al-Hijr : 99)

Oleh karena kita tidak mempunyai waktu libur sepanjang siang dan malam, karena malaikat pencatat amal kebaikan senantiasa mencatat dan menulisnya demikian pula malaikat pencatat amal keburukan senantiasa menghitng dan mencatatnya. Kalau begini tidak ada jalan untuk lari dari tanggung jawab dihadapan Allah. Kita pasti akan kembali hanya kepada-Nya.

Allah Berfirman : “ Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada tuhan yang Maha Pemurah selaku hamba. Sesungguhnya Allah telah menetukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang (kepada sesame mukmin). Sesungguhnya telah kami mudahkan Alquran itu dengan bahasa kalian agar kalian dapat memberi kabar gembira dengan Al-Qur’an itu kepada orang-orang yang bertaqwa dan agar kalian memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang. Berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kalian melihat seorangpun dari mereka atau kalian dengar suara mereka yang samara-samar?” (Maryam : 93-98).

hai diri yang di ciptakan untuk beribadah,
hai diri yang di ciptakan untuk memelihara waktunya bersama Allah,
hai diri yang di ciptakan untuk mengemban risalah yang besar.
Instropeksilah dalam waktumu, siang dan malam ? jangan lalai.
Untuk apa saja dihabiskan menit-menit dan detik-detikmu?

Setiap mata yang tertutup belum berarti ia tidur. Setiap mata terbuka belum berarti ia melihat. Kita sentiasa muda untuk melakukan dosa tetapi tidak pernah tua untuk bertaubat. Mari belum terlambat untuk kita mulai dari sekarang.

Moga bermanfaat bagi siapa saja yang sedang proses menuju Ridho Nya.

Waullahu A’lam Bishshawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: