Sebening Hati

Sikap Menghadapi Musibah

Posted by Qandyas pada 3 April 2009

Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini kita selalu dihadapkan kepada ujian dan cobaan hidup. Ibarat sebuah ruang tamu di rumah kita, ketika ada tamu datang maka wajiblah kita menerima dan menjamu orang yang bertamu dengan baik dan sopan. Silih berganti tanpa memandang siapa mereka, karena itulah apa yang diajarkan oleh rasulullah agar memuliakan tamu.

Ketika tertimpa musibah terkadang kita lupa apa yang harus kita lakukan atau ucapkan. Maka disinilah pentingnya peran sahabat ataupun saudara kita agar saling memberikan nasehat dan tolong menolong dalam kebaikan. Sebagai salah satu syukur kita juga atas nikmat-Nya bahwa sesama muslim kita bersaudara. Lalu bagaimana sikap kita dalam menghadapi musibah atau ujian dari Allah.

1. Menyadari dengan sebenar-benarnya bahwa diri, keluarga, harta, anak kita semuanya adalah milik Allah SWT. Ucapakan “Inna Lillahi Wa inna ilaihi raji’un”, sesungguhnya diri ini berasal dari Allah dan hanya kepada Allah SWT sebaik-baik tempat kembali.

2. Menyadari bahwa semua musibah adalah kehendak Allah dengan tujuan untuk menguji ketabahan, kesabaran serta keikhlasan hati seseorang saat menerima musibah.

3. Menyadari bahwa dunia adalah tempat cobaan untuk memilah mana yang Munafik dan mana yang Beriman.

4. Jangan Berkeluh kesah, karena musuh kita (Syeitan) akan senang dengan hal ini sehingga kita marah dan tidak bisa menerima dengan ikhlas atas cobaan-Nya. Pada akhirnya memuncullah sikap ketidak relaan dan keluar ucapan yang tidak terpuji. Allah sangat lah murka akan sikap kita seperti ini.

5. Memandang dan mengingat orang lain yang senasib dengan kita. Mungkin orang lain bisa jadi mengalami cobaan yang lebih besar dan lebih berat.

6. Tanamkan harapan kita bahwa Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sesungguhnya Allah tidak akan mengecewakan harapan kita.

7. Menyadari hikmah musibah, dimana jika di dunia tidak ada musibah atau cobaan yang diberikan Allah, pastilah manusia akan dihinggapi penyakit sombong, berkuasa bahkan keras hati.

8. Berzikir kepada Allah SWT dan memohon ampunan ketika terkena musibah. Karena dengan berzikir dapat menentramkan hati. Betapa besar kasih sayang Allah kepada hambanya.

9. Melihat dengan mata hati, bahwa sesungguhnya kepahitan yang dialami di dunia ini adalah kemanisan di alam akhirat dan kemanisan di dunia adalah kepahitan di akhirat. Sehingga kita lebih condong untuk memikirkan Akhirat.

Maha Bijaksana Allah, Maha Kasih Sayang Allah kepada hambanya yang bertaqwa. Semoga kita semua termasuk kedalam golongan hamba-hamba Nya yang Bertaqwa dengan sebenar-benarnya Taqwa.

Wallahu’alam bishshawab

2 Tanggapan to “Sikap Menghadapi Musibah”

  1. Pudji Astuti said

    Assalamualaikum Wr Wb,

    Alhamdullilah saya menemukan artikel ini. Membantu saya untuk lebih tegar dan ikhlas menjalani apa yg menjadi rencana-NYA. Saat ini saya sedang di landa musibah dan kegelisahan jiwa. Saya takut dicurigai atas kasus penipuan yang sama sekali saya tidak melakukan kerja sama itu dan harus berhubungan dengan pihak kepolisian.

    Sesungguhnya saya sadar, bahwa Allah maha penyayang, dibalik semua ini tentu ada hikmah yg dapat saya pelajari. Saya mengikhlaskan diri saya menjalani semua ini. Sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui apa yang ada dihadapan dan dibelakang saya, dan manusia hanya mengerti apa yang dikehendakinya – saya meminta kepada Allah, diberikan kepandaian, kecerdasan, keberanian, ketegasan serta keikhlasan dan keimanan dalam menyelesaikan masalah saya.

    Sesungguhnya tidak ada satu perkara pun yg terjadi tanpa seijin Allah. Allah maha besar, pengampun dan penerima taubat. Semoga Allah memberikan rahmatnya kepada saya dan semua mukmin yang percaya kepada-NYA.

    • Qandyas said

      Waalaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh

      Mba Pudji, Saya turut berduka atas musibah yang dialami saat ini dan turut berdo’a agar selalu diberikan ketabahan dan jalan keluar yang terbaik menurut ilmu Allah. Banyakin Istighfar dan Shodaqoh ya mb..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: