Sebening Hati

KEDEWASAAN

Posted by Qandyas pada 31 Maret 2009

Seorang bocah sering dinasehati
“Jangan kekanak-kanakan, jadilah seperti orang dewasa!”
Bocah itu berfikir,
Apakah artinya kedewasaan?
Kapan aku akan menjadi betul-betul dewasa?
Supaya aku menjadi manusia sebenarnya
Si bocah pun diajar
Bahwa orang dewasa tidak berebut makanan
Orang dewasa tidak berkelahi dan mengamuk
Orang dewasa selalu mengalah, tidak emosi

Setelah umurnya belasan tahun
Dia melihat teman-temannya bermain sepeda
Lama kelamaan berlomba motor dan kebut-kebutan
Mereka juga merasa diri mereka telah dewasa
tetapi nuraninya mengatakan mereka masih belum dewasa
memang mereka bebas
tetapi belum tentu mereka dewasa.
Betapa bahayanya kebebasan tanpa kedewasaan

Setelah masuk universitas
Dia ingin mengerti arti sebenarnya kedewasaan
Apa yang dilihatnya adalah budaya kebendaaan dan hiburan
Dia lihat banyak orang yang dianggapnya dewasa
masih lagi suka mengejek, berebut dan mengamuk
masih lagi sentiasa ingin menang

Di mana lagi dia harus mencari arti kedewasaan?
Dia cari kedewasaan pada umur,
dia melihat ramai orang tua masih belum dewasa
Dia cari kedewasaan pada harta dan benda,
dia hanya melihat kehampaan.
Dia cari kedewasaan pada nama,
dia pun melihat kepura-puraan.

Si bocah yang kini telah meningkat ‘dewasa’
masih mencari-cari arti kedewasaan
Setelah bingung ke mana dia harus mencari,
akhirnya dia kembali ke rumah
dia tanya kembali orang tuanya
apakah artinya kedewasaan?

Kini saatnya kau tahu anakku
Tiada kedewasaan tanpa ilmu
Tiada ilmu tanpa kebijaksanaan
Tiada artinya kedewasaan tanpa kebijaksanaan.

Tanda orang bijaksana ialah Hatinya selalu berniat Suci; Lidahnya
selalu basah dengan Dzikrullah; Matanya menangis karena penyesalan
(Terhadap Dosa).

Wallahu’alam bishshawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: